Arab Saudi Rilis Pecahan Uang Baru

50-real

Seperti diberitakan Saudi Gazette, Selasa dini hari (27/12), Mata uang Arab Saudi (SAR) versi yang lama akan hilang dari pasar dalam waktu lima tahun ke depan. Hal ini menurut analis keuangan Hussein Al-Rakib dikarenakan versi mata uang baru akan segera beredar dipasaran Arab Saudi mulai Senin (26/12), setelah uang tersebut diterima oleh bank sentral Saudi.

Al-Rakib menambahkan bahwa cetakan mata uang baru yang semula akan dicetak didalam negeri, karena ada pelbagai alasan, kemungkinan besar akan diproses di luar Kerajaan, kemungkinan besar di Swiss.

Diketahu, sebelumnya lembaga keuangan Saudi, Saudi Arabian Monetary Authority (SAMA) telah meririlis desain baru uang kertas dan koin pada awal bulan ini.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur SAMA Ahmed Al-Khulaifi mengatakan bahwa uang logam dan kertas yang baru akan tersedia di seluruh cabang SAMA pada 26 Desember 2016 (hari ini).

SAMA telah memperkenalkan SR2 dan SR1dalam bentuk koin. Dikatakan denominasi SR1 akan diterbitkan menjadi koin karena tingginya jumlah uang kertas SR1 yang beredar.

“Jumlah uang kertas SR1 yang beredar di pasaran jumlahnya setengah dari uang kertas yang ada. Ini menimbulkan tantangan tersendiri, untuk itu sehingga memutuskan secara bertahap akan menggantinya dengan koin,” kata petinggi badan keuangan tersebut.

“Beredar koin memiliki banyak efek positif pada perekonomian Saudi karena siklus koin rata-rata kisaran antara 20 dan 25 % per tahun sedangkan mata uang kertas diperkirakan antara 12 dan 18 per bulan, tergantung pada keadaan,” tambahnya.

Selain alasan itu, menurut Walid Al-Sayyal, kepala departemen mata uang di lembaga keuangan itu mengatakan bahwa SR2 denominasi telah diperkenalkan dalam bentuk koin karena diketahui banyaknya bakteri berbahaya yang ada pada mata uang kertas tersebut. Untuk itu maka harus diganti. Di samping itu juga karena cepat rusak daripada uang koin

Hasil Muzakarah Badal Haji akan Dibukukan

piagam-badal-haji-hj-ipah011

Direktorat Pembinaan Haji dan Umrah menggelar acara perumusan hasil Mudzakarah badal haji di citradream, Bintaro, Kamis (8/12). Rencananya hasil mudzakarah tersebut akan dibukukan.

“Menteri Agama berharap, dari hasil kajian tersebut, keluar panduan secara jelas perihal badal haji,” ungkap Direktur Pembinaan Haji dan Umrah Kementrian Agama Muhajirin Yanis saat membuka kegiatan perumusan hasil mudzakarah di Citradream Bintaro, Tangerang Selatan.

Awal Agustus lalu, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin membuka mudzakarah perhajian yang membahas tentang Badal haji. Saat itu Kementerian Agama mengundang para ahli, ulama, hingga kalangan akademisi untuk membahas persoalan badal haji secara khusus.

Selain untuk menguji regulasi yang sudah ditetapkan pemerintah, badal haji perlu dikaji agar terjadi penyesuaian peraturan yang sudah ada dengan syariah. Selain itu, bisa dibentuk pedoman konkret pembadalan haji.

Tim perumus, terdiri dari para ulama, praktisi haji, dan Kementerian Kesehatan. “Insya Allah hasilnya akan dibukukan dan menjadi pedoman bagi jamaah haji,” kata Yanis dalam siaran pers yang diterima Republika, Kamis (8/12).

Sebelumnya, Ketua Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Ali Taher mendukung langkah pemerintah menggelar mudzakarah pengkajian yang membahas persoalan badal haji. Bila perlu, Majelis Ulama Indonesia bisa mengeluarkan fatwa perihal isu pembadalan haji. Tujuannya agar memiliki dasar hukum syariah.

Taher mendukung upaya mitra kerja DPR Komisi VIII tersebut untuk mengatasi persoalan pembadalan haji. Ia berharap, dari hasil kajian, keluar pedoman yang jelas.

“Landasan hukumnya jelas, prosesnya jelas, lembaganya tepat sesuai dengan perintah undang-undang yang ada. Waktu pun jelas. Pelaksanaannya jelas,” tuturnya. Sumber : REPUBLIKA.CO.ID

18 Kasus Umrah Dilaporkan ke Bareskrim Sepanjang 2016

gagal

Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah mencatat bahwa sampai September 2016, sudah ada 18 kasus yang dilimpahkan ke Bareskrim Mabes Polri. Kasus-kasus tersebut umumnya terkait pelanggaraan penyelanggara umrah yang tidak bisa diselesaikan melalui mediasi.

Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) berkomitmen untuk memproses cepat setiap aduan yang masuk terkait permasalahan umrah. Direktur Pembinaan Umrah Muhajirin Janis menegaskan, bahwa hal itu dilakukan sebagai bagian dari tugas perlindungan kepada jemaah umrah.

“Jika tidak bisa diselesaikan melalui mediasi, maka kasus tersebut akan diteruskan ke Bareskrim Polri. Ditjen PHU sudah bekerjasama dengan Bareskrim untuk menyelesaikan kasus-kasus penyelenggaraan umrah,” kata Muhajirin saat membuka Sosialiasi Kebijakan Penyelenggaraan Ibadah Umrah di Bandung, belum lama ini.

Kasubdit Pembinaan Umrah Arfi Hatim mengatakan, jumlah kasus yang diteruskan ke Bareskrim tahun ini menurun dibanding tahun 2015. Menurutnya, pada 2015, ada 46 kasus umrah, sedangkan tahun ini hanya18 kasus.

Kasus umrah terbaru adalah adanya 112 jamaah umrah yang kembali dari Tanah Suci melalui Kuala Lumpur. Sampai di Kuala Lumpur, mereka tidak mendapatkan tiket untuk meneruskan perjalanan ke Tanah Air. “Ada juga jemaah umrah yang melalui rute Jakarta -Bangkok -Etiophia -Jeddah. Ini jelas melanggar hukum karena menurut peraturan yang ada, transit hanya diijinkan 1 kali transit,” ucapnya.

Arfi menambahkan, sampai Ramadhan 1437H/2016M, total jamaah umrah Indonesia yang sudah berangkat ke Tanah Suci berjumlah 584 ribu orang.

Setelah sempat dilakukan moratorium, Kementerian Agama kembali membuka pendaftaran Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) mulai Desember 2015 lalu. Sejak itu, tercatat 120 PPIU baru yang didaftarkan ke Kementerian Agama. Sampai saat ini, ada 749 PPIU yang telah mendapat izin dari Kemenag. Sumber : Republika

Scoot Ambil Alih Layanan Penerbangan Singapore Airlines ke Jeddah

scoot

Scoot Pte Ltd. adalah maskapai penerbangan bertarif rendah jarak jauh yang memiliki basis di Singapura. Maskapai penerbangan ini mengoperasikan penerbangan jarak menengah dan jauh dari rute Singapura, dimulai dari Australia dan China, menggunakan pesawat Boeing 777 yang diperoleh dari perusahaan induknya, Singapore Airlines.

Terhitung mulai dari 1 Mei 2016, Scoot akan mengoperasikan layanan penerbangan menuju Jeddah yang mengambil alih layanan penerbangan induk perusahaan, Singapore Airlines.

Pengalihan operasi kepada Scoot akan menghasilkan adanya kenaikan dalam hal kapasitas pesawat menuju dan dari kota di Arab Saudi tersebut serta mengoptimalkan penggunaan sumber daya Grup SIA.

Singapore Airlines saat ini mengoperasikan tiga penerbangan per minggu menuju Jeddah melalui Dubai dan dengan menggunakan pesawat Airbus A330-300 berkapasitas 285 tempat duduk. Bergantung pada persetujuan dari pihak regulator, Scoot akan memulai layanan non-stop antara Singapura dan Jeddah tiga kali seminggu dengan menggunakan Boeing 787-8s berkapasitas 335 tempat duduk, dan rencananya akan terus meningkatkan frekuensi penerbangan.

“Scoot amat gembira dapat menambahkan destinasi Timur Tengah pertama ke dalam jaringan kami,” kata Campbell Wilson, CEO Scoot dalam keterangan resmi yang diterima Republika.co.id.

Dijelaskan lebih lanjut, Scoot telah lama ingin beoperasi di Arab Saudi. “Jeddah adalah kota terbesar kedua di Arab Saudi dan merupakan pusat komersial serta gerbang utama untuk perjalanan keagamaan ke Mekkah. Dengan layanan penerbangan tiga kali seminggu non-stop, Scoot akan meningkatkan konektivitas antara Singapura dan kota penting dunia ini.”

Para pelanggan yang telah melakukan pemesanan tiket penerbangan di muka menuju atau dari Jeddah pada Singapore Airlines akan diakomodasikan untuk layanan baru Scoot ini, atau memilih pilihan lain untuk opsi pengembalian dana.

Maskapai penerbangan bertarif rendah (bahasa Inggris: Low-cost carrier, sering disingkat LCC) adalah maskapai penerbangan yang memberikan tarif rendah namun dengan menghapus beberapa layanan penumpang yang biasa. Konsep ini diperkenalkan di Amerika Serikat sebelum menyebar ke Eropa pada awal 1990-an dan seluruh dunia. Cara tersebut dimulai pada industri maskapai yang merujuk pada struktur pengoperasian bertarif rendah daripada pesaingnya. Melalui berbagai media, cara ini menghasilkan banyak maskapai dengan harga tiket yang rendah dan layanan yang terbatas karena biaya operasinya.

Sumber : Republika & Wikipedia

Arab Saudi Investasi Bidang Pariwisata dan Pertanian di Indonesia

Ketua Kadin Komite Tetap Timur Tengah, Fachry Thaib foto bersama jajaran Kadin Komite Tetap Timur Tengah usai bertemu dengan Konsul Ekonomi Kedutaan Besar Arab Saudi, Aiman Mirdad di Kantor Kadin Komite Tetap Timur Tengah, Jalan Timor No 2 Jakarta Pusat, Selasa (22/11). (foto: ridwan/HUN)
Ketua Kadin Komite Tetap Timur Tengah, Fachry Thaib foto bersama jajaran Kadin Komite Tetap Timur Tengah usai bertemu dengan Konsul Ekonomi Kedutaan Besar Arab Saudi, Aiman Mirdad di Kantor Kadin Komite Tetap Timur Tengah, Jalan Timor No 2 Jakarta Pusat, Selasa (22/11). (foto: ridwan/HUN)

Hari ini, Ketua Kadin Komite Tetap Timur Tengah dan Negara-negara OKI, Fachry Thaib bertemu dengan Konsul Ekonomi Kedutaan Besar Arab Saudi, Aiman Mirdad guna membahas kerjasama antara Arab Saudi dengan Indonesia. Salah satu kerjasama yang akan dibangun yaitu investasi.

“Investasi yang akan dijalankan diantaranya investasi pertanian. Saat ini, Arab Saudi import bawang, kunyit rempah-rempah dari Cina, masa kita tidak bisa import mereka (Arab),” kata Fachry Thaib, saat ditemui hajiumrahnews.com, Selasa (22/11) di Jakarta.

Fahcry juga menerangkan, investasi pertanian yang akan dilakukan oleh Arab yaitu dengan disiapkannya lahan pertanian, lalu nanti akan disuplai ke Arab semua. Jadi petani Indonesia sudah mengetahui kalau tanamannya sudah ada yang mengambil, dan tidak melalui tengkulak lagi.

“Daerah yang akan menjadi titik fokus pada investasi pertanian ini yaitu Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Batam,” ujar Fachry.

Selain investasi pertanian, Arab Saudi juga berniat untuk investasi pariwisata di Indonesia. Adapun daerah titik fokus untuk investasi pariwisata yaitu di Padang dan Lombok.

Saat ditanyakan berapa jumlah investasi yang akan digelontorkan oleh Arab Saudi kepada Indonesia, Fahcry belum mengetahui jumlah pastinya. “Untuk investasi pariwisata ini cukup besar karena mereka akan membangun komplek untuk wisata,” jelas Fahcry. (nis/fajar khoirunisa)

Kisah Unik Bob Sadino Saat Umroh

om-bob

Meski memeluk Islam sejak lahir, Bob Sadino yang suka mengenakan celana jean pendek ini, sama sekali tidak mengerti agama dan tidak juga menjalankan kewajiban sebagai seorang muslim.

Selama puluhan tahun, ia tenggelam dalam urusan duniawi yang sangat melelahkan dan menguras tenaga serta pikirannya. Meski itu sangat dinikmatinya, hingga bisa dibilang ia sebagai pengusaha sukses.

Hingga pada suatu hari, putri pertama Bob Sadino bertanya:
”Pa, aku kok tidak pernah melihat Papa shalat?” pertanyaan itu keluar dari mulut putri pertamanya, pada pertengahan tahun 1982.

Pertanyaan tak terduga dari anaknya itu bagai petir di siang bolong. Menggelegar. Jiwa Bob langsung bergetar dan terus memikirkan isi kata-kata putrinya itu. Bapak yang suka berpenampilan nyentrik ini terus gelisah, resah, dan banyak lagi perasaan lain ketika itu.
Sehari setelah pertanyaan anaknya, giliran Bob yang memberikan pertanyaan. Bukan kepada putrinya, melainkan kepada sang istri, ”Bu..mau berangkat ke Mekah nggak? Umroh yuk…!”

Gantian sang istri yang kaget bukan kepalang. Ia tidak mengira sama sekali, suami yang dikenalnya selama puluhan tahun mengajukan pertanyaan dan ajakan semacam itu.
Apa jawaban sang istri? Tentu saja jawabannya ’iya’, karena tidak lama kemudian mereka berangkat ke Mekah untuk umrah. Padahal, saat itu Bob sama sekali belum mengerti tata cara ritual Islam tersebut. Bahkan Bob mengaku belum bisa gerakan shalat dan tidak hafal satu surat al-Qur’an, termasuk surat al-Fatihah yang harus dibaca setiap shalat.
Ketika sudah berada di depan Ka’bah, Bob hanya bisa tersenyum tanpa melakukan apapun karena memang tidak bisa. Tanpa membaca surat apapun karena tidak ada yang dihafalnya.

”Saya sudah berusaha menghafal al-Fatihah, tapi sulitnya minta ampun. Tidak bisa sama sekali,” ceritanya, ”Ya sudah di depan Ka’bah saya hanya tersenyum saja.”

Bob mengaku, peristiwa itu sangat luar biasa. Ia yang merasa penuh dosa dan tidak pernah melaksanakan perintah Allah, tetap mendapat panggilan Allah ke tempat suci Mekah.

”Perasaan itu muncul ketika berada di depan Ka’bah, makanya saya hanya tersenyum saja,” katanya.

Hari-hari berikutnya, setelah berjumpa dengan Ka’bah, Bob bisa menghafal al-Fatihah dan langsung lancar shalat. ”Luar biasa, setelah tersenyum di depan Ka’bah, semua menjadi lebih mudah.” Setahun kemudian, Bob dan istri meneruskan ibadahnya melaksanakan ibadah haji. Meski sudah haji, sepulang dari Mekah Bob tetap saja Bob Sadino, yang selalu berpenampilan seadanya, santai, cuek dan nyentrik.

Kemanapun pergi, ia tetap dengan pakaian ’kebesarannya’: baju lengan pendek kotak-kotak dan celana jean cekak di atas atas lutut. (ayopreneur/bn)

 

Belajar dari Supir Taxi Blue Bird.

pancuran

Oleh : Jamil Azzaini

Hari itu, saya menggunakan jasa taxi, Blue Bird. Begitu saya naik taxi sang driver menyapa dengan kata-kata yang lembut dan bahasa tubuh yang mengesankan.

Semakin saya ajak ngobrol, saya semakin “jatuh cinta” dengan driver itu. Dalam hati saya bergumam, “Pasti ada sesuatu di dalam diri driver ini sehingga pribadinya begitu mempesona.

Saya ingin banyak belajar dengan driver ini.”

Agar punya kesempatan yang lebih luas untuk ngobrol, driver ini saya ajak makan siang di salah satu restoran kesukaan saya di Bogor. Awalnya dia menolak, tetapi setelah saya “paksa” akhirnya ia bersedia menemani saya.

Ketika saya tanya mau pesan apa, dia menjawab, “Terserah bapak.” Driver itu saya pesankan menu sama persis dengan pesanan saya: Sate kambing tanpa lemak dan sop kambing, masing-masing satu mangkok.

Sebelum makan saya bertanya, “Tinggal dimana?” Dia menjawab, “Balaraja Tangerang.”

“Berapa jam perjalanan ke pool?” sambung saya.

Diapun menjawab, “Empat jam.” Saya terkejut, “Hah! Empat jam? Pergi pulang delapan jam. Kenapa gak nginep saja di pool?” Dia segera menjawab, “Saya harus menjaga ibu saya.”

“Menjaga ibu?” batinku. Bagaimana mungkin menjaga ibu, sampai rumah jam 23.30 berangkat kerja jam 03.30 dini hari?

Untuk mengurangi rasa penasaran, kemudian saya bertanya lagi, “Bukannya sampai rumah ibu sudah tidur, berangkat ibu belum bangun?”

Dengan agak terbata dia menjawab, “Setiap saya berangkat ibu sudah bangun. Saya hanya ingin mencium tangan ibu setiap pagi sebelum berangkat kerja, sambil berdoa semoga saya bisa membahagiakan ibu.”

Jawaban itu menusuk sanubariku, hanya sekedar mencium tangan ibu dan mendoakannya ia rela menempuh perjalanan delapan jam setiap hari.

Sayapun ke belakang sejenak menghapus air mata yang mengalir di pipi.

Kemudian saya bertanya lagi, “Apa yang kamu lakukan untuk membahagiakan ibu?”

Dengan lembut ia menjawab, “Saya sudah daftarkan umroh di kantor.”
“Maksudnya?” seru saya. Ia menjawab, “Kalau saya berprestasi dan tidak pernah mangkir kerja, saya berpeluang mendapat hadiah umroh dari kantor.”
“Bila saya menang, hadiah umroh itu akan saya berikan kepada ibu tercinta.”

Mendengar jawaban itu saya menarik napas panjang. Dengan nada agak bergetar ia melanjutkan, “Setiap hari saya pulang agar bisa mencium tangan ibu dan mendoakannya agar ia bisa pergi umroh. Saya benar-benar ingin membahagiakan ibu saya.” Mendengar jawaban itu, haru dan malu bercampur menjadi satu. Air matapun mengalir deras di pipiku.

Malu karena pengorbananku untuk ibuku kalah jauh dengan driver taxi ini.

Bila selama ini saya yang membuat peserta training berkaca-kaca. Hari ini Asep Setiawan, driver taxi itu, yang membuatku menangis tersedu. Dia telah menjadi trainer dalam kehidupanku.

Ya, Asep Setiawan telah menjadi trainerku… bukan melalui kata-katanya tetapi melalui tindakannya.

——–”———-‘
Buat rekan rekan yg belum berkirim kabar buat Ibu atau sekedar telepon masak apa hari ini dan basa basi ringan.

Segeralah telp atau sms beliau. Semoga ada keberkahan dan keridhaan dari Ibu kita tercinta.

Bagi yg Bunda nya telah kembali menghadap Sang Kholik. Berhentilah sejenak dan luangkan utk memanjat kan doa untuk nya saat ini atau saat beribadah nanti.

==========================================================================

Sisa 4 seat !!!  umroh group 19 des, paket eksekutif hotel grand zam zam biaya 31jt an (hemat 2 juta, harga normal 33 jt) segera hubungi : 081227999773, 081346463439, 081254094914