CERDAS MEMBACA BERITA

kompasianaWahai orang-orang yang beriman! Jika datang kepada kamu seorang fasik membawa sesuatu berita, maka selidikilah (untuk menentukan) kebenarannya, supaya kamu tidak menimpakan sesuatu kaum dengan perkara yang tidak diingini – dengan sebab kejahilan kamu (mengenainya) – sehingga menjadikan kamu menyesali apa yang kamu telah lakukan.

Bagaimana sebenarnya tulisan atau berita yang memenuhi standarisasi kualitas analisis dan jurnalistik?

Pertama, berita yg disajikan hendaknya bukanlah pandangannya berdasarkan informasi-informasi yang belum final.

Kedua, pandangan bukan berdasarkan informasi yang diambil sepotong – sepotong.

Ketiga, pandangan bukan berdasarkan isu yang popular tapi tidak terbukti secara faktual.

Jika sebuah pandangan itu berbahankan informasi-informasi yang tidak valid, maka pandangan itupun sama cacatnya dan tidak berharga secara ilmiah. Kecuali, jika pandangan cacat itu disebar secara massif, maka ketidakilmiahan itu akan tertutupi, karena itu berarti bukan analisis kondisi yang dicari tapi menyebar isu walaupun itu cacat, untuk kepentingan khusus.

Bagaimana bila pandangan yang ditulis berdasarkan “menurut Sumber” ? Bill Kovach, tokoh jurnalistik terkenal di AS mengingatkan agar selalu berhati-hati mengutip “sumber anonim” Sebagai pengingat bersama, syarat sumber dikutip anonim menurut Kovach (Bill Kovach “The rise of anonymous source ” Disepakati dalam konferensi di Washington DC , september 2008) adalah sbb :

1. “Sumber” Berada pada lingkaran pertama berita, bisa pelaku, korban, saksi mata

2. Nyawa sumber terancam, jika hanya jabatan atau status pekerjaan, menurut Kovach, belum cukup kuat utk anonym

3. Motivasi sumber utk kepentingan umum, bukan pribadi, bukan lempar batu sembunyi tangan

4. Integritas sumber utuh. Orang yang suka bohong, atau pernah terbukti bohong, tidak layak disebut sumber anonym

5. Harus seizin redaktur. Redaktur harus melakukan verifikasi lebih dulu, mulai nama, dst

6. Keterangan dari sumber anonim tetap harus bisa diverifikasi langsung semaksimal mungkin oleh jurnalis

7. Perjanjian anonim batal dan nama sumber bisa dibuka bila terbukti salah atau sengaja menyesatkan

Sumber : Muhammad Elvandi, Lc & Ridlwan Jogja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s