Yuk mendoakan orang lain !

makkah pic
Diriwayatkan, pada sepertiga malam terakhir, Sayyidah Fatimah Az Zahra, putri kesayangan Rasulullah Saw senantiasa melaksanakan shalat tahajud di rumahnya. Ia terkenal senantiasa menghabiskan malam-malamnya dengan qiyamul lail dan doa munajat yang panjang.

Imam Hasan bin Ali, putranya, sering mendengar munajat indah sang bunda.

Suatu pagi, ketika Sayyidah Fatimah selesai berdoa, Imam Hasan kecil bertanya, “Ya Ummi, dari tadi, aku mendengarkan doamu, tetapi tak satu-pun doa yang Ummi panjatkan untuk dirimu sendiri?”

Sayyidah Fatimah menjawab dengan lembut, “Puteraku, doakanlah dahulu tetanggamu (orang-orang yang dekat atau sekitarmu) karena ketika para malaikat mendengarkan engkau mendoakan tetangga, niscaya mereka akan mendoakanmu. Adakah yang lebih baik daripada doa para malaikat yang dekat dengan Allah Swt, Tuhan kita?”

Allahumma shali ‘ala sayyidina Muhammad wa ‘ala aali sayyidina Muhammad…

Mendoakan orang lain tanpa sepengetahuan orangnya termasuk dari sunnah hasanah yang telah diamalkan oleh Nabi Saw, keluarga, para sahabat dan juga orang-orang saleh yang mengikuti mereka. Mereka senang dan bahagia jika melihat orang lain di sekitarnya –khususnya kaum muslimin– mendapatkan kebaikan, sehingga memasukkan doa untuk saudaranya di dalam setiap doa mereka tatkala mendoakan diri mereka sendiri.

Oleh karenanya Allah dan Rasul-Nya memotivasi kita untuk senantiasa mendoakan saudara atau orang lain, sampai-sampai Allah Swt mengutus malaikat yang khusus bertugas untuk meng-amin-kan setiap doa seorang muslim untuk saudaranya dan sebagai balasannya malaikat itupun diperintahkan oleh Allah untuk mendoakan orang yang berdoa tersebut.

Dalam hadits diriwayatkan, bahwa apabila salah seorang mendoakan saudaranya tanpa diketahui oleh yang didoakan, maka para malaikat berkata, “Amin, semoga engkau memperoleh pula sebagaimana yang engkau doakan itu” (HR. Abu Dawud).

Dalam hadits yang lain, Rasul Saw. bersabda, “Tidak ada seorang muslim pun yang mendoakan kebaikan bagi saudaranya tanpa sepengetahuannya, melainkan malaikat akan berkata: Dan bagimu juga kebaikan yang sama” (HR. Muslim no. 4912)

Sudah pasti mendoakan orang lain, dalam arti mendoakan kedua orang tua kita adalah yang paling utama dan merupakan perintah Allah Swt. Sebagaimana firman-Nya:

“Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: “Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil” (QS. Al-Isra`: 24). Tulus Musthafa, MA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s